Senin, September 01, 2008

Borong emas yuuuk...

Sudah lama rasanya ga posting yang bermutu.. ga tau kenapa kok rasanya malas melanda.. Sekarang kembali menyapa penggemar (gaya!!!) (foto diambil dari sini.). Ini postingan kedua tentang emas setelah yang ini.

Dalam sebulan kemaren sempat terjadi "huru hara" di Qatar. Ono opo?? Hehehe.. dikarenakan harga emas dunia yang turun drastiiis.. setelah naik gila-gilaan mencapai QR 115 per gram menjadi QR 89 per gram (CMIIW). Booo... gold souq langsung rame.. dan lebih gilanya lagi, stok emas batangan di Al Fardan Exchange (silakan bagi ibu-ibu yang ingin membeli) sempat kosong selama 3 hari karena diserbu orang-orang India. Gimana ga kosong, harga gold bar (orang India sering juga menyebut gold biscuit) dari QR 13,500 menjadi QR 12,200 .. hehehehe... gold bar yang saya maksudkan untuk ukuran 10 tolas (= 116,6 gram).

Yah memang untuk (most of) orang India emas itu seperti kebutuhan pokok sudah. Apalagi yang mempunyai anak perempuan, dipastikan ikut memborong emas kemaren, untuk kepentingan dowry ( A dowry (also known as trousseau or tocher) is the money, goods, or estate that a woman brings to her husband in marriage, diambil dari sini. Ato kurleb ya mas kawin dari bride to her groom). Ga tanggung-tanggung, dowry bisa sampe ratusan gram loh... byuuuh!!

Eniwei.. terimbas dari gold rush ini, saya akan memberikan info subyektif tentang per-emasan di Qatar. So bagi ibu-ibu yang demen emas (ato bapak-bapak yang ingin memberikan hadiah emas), baik yang perhiasan ato batangan bisa lebih puas dalam berbelanja.
  1. Harga emas di Qatar sesuai dengan harga internasional, jadi kalo ditanya murah mana sama Indonesia, rasanya kok sama saja. Kecuali kemaren menurut info teman, di kala harga emas di Qatar turun drastis, ternyata di Indonesia masih mahal. Saya ga tau kenapa. Yang jelas, emas di Qatar kualitasnya bagus
  2. Harga beli emas batangan sudah ditentukan dari sononya, dan harganya pun tergantung beratnya. Misal emas 10 tolas harga per gramnya lebih murah daripada emas 5 tolas. Kenapa saya menggunakan tolas? karena rata-rata satuan yang digunakan penjual emas di sini ya tolas itu. 1 tola = 11.66 gram.
  3. Harga beli emas perhiasan ditentukan dengan ongkos pembuatan per gramnya. Ingat, ongkos per gram. Yang berkisar antara QR 6,5 - QR 32 per gram.
  4. Di toko tertentu (misal Damas), perhiasan bisa dikembalikan dalam jangka waktu tertentu. Jadi kalo misal belum yakin dengan perhiasan yang akan dibeli, lebih baik confirm dulu dengan penjualnya, bisa ga dibalikin. Biasanya meski peraturannya ga boleh, mereka bisa ngasi waktu 1 hari untuk pikir-pikir, hehehehe...
  5. Persentase emas yang di jual di sini mulai dari 18 krt, 21 krt, 22 krt dan 24 krt (hanya untuk emas batangan)
  6. Desain emas 18 karat sangatlah bagus, tetapi sayang "hanya" 18 karat. Konon emas 18 krt lebih disukai wanita Arab karena bentuknya yang menawan dan indah.
  7. Emas 21 karat sangat jarang didapatkan, seingat saya hanya ada beberapa merk yang menyediakannya. Desainnya juga bagus-bagus.
  8. Emas 22 karat adalah yang paling banyak terdapat di sini, dengan model INDIA.. hehehehe. Atau model-model yang sangat besar sehingga hanya cocok dipake ke pesta. Tapi kalo bicara masalah ras, orang India ini, meskipun bayi-yi, emasnya pun sudah goede-goede. Sampe anting saya sekarang adalah anting emas untuk bayi.. hiks..
  9. Size does matter. Inilah yang bikin teman-teman malas beli emas di sini, karena postur kita yang kecil, jadi kalo ada perhiasan yang disuka, seringnya kebesaran, terutama untuk gelang dan cincin. Tentunya pengecualian bagi ibu-ibu yang bertubuh tinggi dan besar..
  10. Di Qatar, setau saya, untuk ongkos pembuatan yang paling murah adalah Joyalukkas, terletak di Musheirib, dekat Mannai Travel, tetapi ya harus ngotot nawarnya. Ga usah malu nawar, karena penjualnya kan India dan mereka biasa menghadapi konsumen India yang lebih garang waktu nawar. Tapi selebihnya, seperti Damas, Sky Jewelry, Atlas ato toko emas yang di dalam Carrefour sekitar QR 12 per gramnya. Tergantung model juga.
  11. Harga emas dalam 30 hari bisa dilihat di sini, dan harga emas per gram di sini.
  12. How about diamond? wah, kurang info saya, secara teman-teman India saya tidak pernah membeli berlian, hehehe.. yang jelas sekarang ibu-ibu Indonesia banyak yang jualan berlian Banjar/Kalimantan, yang jelas beda dengan berlian yang dijual di toko sini
Oke, semoga postingan ini bisa menjadi guide untuk membeli emas di sini. Nanti akan saya tambahkan info tentang cara bawa emas ke Indonesia setelah mendapat penjelasan dari teman di bea cukai..

Minggu, Agustus 31, 2008

Mohon Maaf Lahir Batin...

dari kami sekeluarga.. Selamat menjalankan ibadah puasa..

Rabu, Agustus 27, 2008

Posting ga penting

Hmm.. senasib dengan Ibu Estherlita, pembantuku mo mudik. Yaa.. dikala kita dah cocok, kok pembantunya yang pergi.. di kala kita eneg, kok pembantunya yang selalu tersedia. Nasib.. nasib.. kembali ke nursery rutin deeh... capek deeh.. rumah berantakan lage... huuuu..huuu..huuu...

Kata pembantuku si dia tengkar dengan sponsornya. Fyi, aku dapat pembantu dari agen cleaning service, jadi ga ikut sponsorin. Jam kerjanya juga 8 jam sehari dengan off days 2 hari seminggu. Trus katanya juga ibunya masuk RS. Tadi ganti aku telp sponsornya tanyain ada pengganti ga, katanya ga ada dan sponsornya malah ngomel-ngomel tentang pembantuku itu, katanya lagi padahal sedang ada perang di dekat Mindanaou. Yaa.. both side of the story...


Minggu, Agustus 24, 2008

25 Agustus, 2 tahun yang lalu...


Love is just a word..
But when it comes to You..
Love is so extraordinary..

You touch me with your heart & soul..
We can share joy, laughter.. and sorrow

It's the way you make me feel
That made my life so alive

Never I found such a perfect match
to hate (before) and to love..
You can read through me
You can ease my pain

I feel so precious
I am blessed..
and definitely..

I'm in Love with You..

..Happy 2nd Year Anniversary..

Kamis, Agustus 21, 2008

AWAS TILAANG!!

Kamis pagi kemaren, setelah mengantar Latifah ke nursery aku ambil shortcut ke kantor lewat Rainbow R/A. Ternyata di sana ada kemacetan sedikit.. whazzzuup?? ternyata ada pemeriksaan SIM dan Istimara (STNK).. Wah, langsung aku ambil stnk di dashboard mobil (untuk yang di Indonesia, JANGAN sekali-kali taro stnk di mobil yee..), dan untungnya ada.. hiii.. selalu aja aku deg-degan kalo ada pemeriksaan macam gini, untung aku bukan neng novi, bisa jantungan tiap kali "diperiksa" polisi, hehehe...

Pas giliranku, diperiksa sebentar dan akhirnya BEBAS lah aku.. duuuh.. takut sekali emang aku sama polisi, palagi polisi sini..

Sampe di kantor aku cerita temenku (Philippin) kalo habis ada pemeriksaan, ternyata katanya di seluruh Qatar lagi ngetrend beginian. Cerita dia di deket Khalifa Stadium rabu malam juga ada pemeriksaan sampe menimbulkan kemacetan yang panjaaang.. secara jalan di situ emang padat kaleee.. Dan katanya yang tertangkap si kebanyakan orang lokal (baca: Qatari) yang memakai mobil 4wd (baca: Landcruiser, hehehehe..).

Kata dia lagi, menjelang ramadlan polisi selalu giat mengungkap kasus-kasus karena pas lebaran akan ada promosi. Kasus-kasus yang diungkap ya macam SIM dan RP yang expired, illegal affairs (alias selingkuh), pelacuran, gay, dan lain sebagainya. Tapi kok tahun lalu prasaan ga ada kayak ginian ya.. Kata dia lagi, sekarang di Qatar sudah agak longgar sistem hukumnya, pas dia pertama kali datang ke Qatar, sekitar 8 tahun yang lalu, dia selalu membawa copy dari surat nikah, karena kadang polisi juga memeriksa pasangan beda gender yang berdua dalam mobil. Kalo ga ada bukti mereka menikah, apa coba sangsinya?? Ya penjara donk... hehehehe...

Melenceng dari judul di atas, walaupun digembar-gemborkan hubungan di luar nikah sangsinya penjara, tapi tetep aja banyak pengecualian.. terutama bagi bule (dan yang "berhubungan" dengan bule). Jadi selama ini kalo ada berita penggerebekan kebanyakan pelakunya ya orang ASIA gituu..

Rabu, Agustus 20, 2008

MUDIK KERJA

Bagi yang baru-baru tinggal di Qatar, pasti heran kenapa orang-orang Indo di sini pada kepengen pulang dan bekerja di Indonesia. "How do you know that?".. Hehehe.. sekilas info, minggu kemaren ada presentasi dari Hess, tentang ajakan "mudik" ato "balik kampong" bagi warga Indonesia dan Malaysia. Ada 2 hari presentasi, dan pada hari pertama aja ada sekitar 200an orang yang datang. My beloved husband was one of them.. hahahaha..

Pemikiran para bapak, (nuhun sewu pada ngutip pendapat bapak-bapak dan ibu-ibu IndOryx GTL), kan seenak-enaknya hujan emas di negeri orang, lebih baik HUJAN EMAS di negeri sendiri. Ya iyalaah.. Trus pendidikan anak-anaknya juga lebih bagus katanya kalo di Indonesia, biaya hidup lebih murah, dan bisa sekolah lagi.

Para ibu berbeda pendapat dengan suami-suami. Kebanyakan TIDAK SETUJU (termasuk saya sebenarnya, hihihihi..). Alasan yang paling ekstrim adalah takut suaminya selingkuh kalo di Indonesia, hehehe.. Emang bener si, di Indo itu godaan lebih banyak, dan semakin "matang" suami, makin terlihat gantenglah di mata-mata perempuan lain. Ada yang merasa hidup di sini itu nyaman, semua kebutuhan terpenuhi dengan bebas (walaupun tingkat inflasi yang gila-gilaan tapi gaji selalu juga disesuaikan), bisa berkreasi dengan senang hati, dan bisa belanja-sampai-mati kalo musim sale. Ada juga yang bilang, paling di Indo hanya digaji "xxx" rupiah, padahal kalo di sini nabungnya ya "xxx" rupiah itu. Trus tingkat keamanan yang lebih tinggi dari Indonesia, ga khawatir dijambret di jalan, anak diculik, dan lain-lain lah...

Yaa.. yaa.. dari lubuk hati yang paling dalam, saya sangat mendukung karir suami, dimanapun berada aku siap mendampingi. Tapi kalo ga ketrima di Hess, tambah senanglah akyuu.. *wink..wink..*

Selasa, Agustus 19, 2008

Tahu Tek

Untuk saat ini, aku ga brani ah memisahkan resep-koe menjadi blog resep tersendiri.. hihihi.. ga pede gitu. Dan kembali aku posting resep masakan karena kapan lalu ada temen yang menanyakan petis itu dibuat masak apa.. Nah, ini teh, salah satu masakan yang pake petis

TAHU TEK (ada juga yang menyebut tahu bumbu)

Bahan:
  • Tahu dipotong dadu dan digoreng setengah matang
  • Telur dadar di acak (scramble egg)
  • Kentang rebus/goreng (saya ga suka jadi ga pake)
  • Kobis dirajang halus
  • Tauge direndem air panas
  • Bawang goreng
  • Krupuk goreng
Bumbu:
  • Kacang tanah 2 genggam
  • Bawang putih 2 siung
  • Cabe merah 1
  • Kecap manis 2sdm
  • Petis sidoarjo/tuban 1.5 sdm
How to?:
  • Bumbu digoreng semua trus dihaluskan dengan sedikit air (kalo aku petisnya ga pake digoreng, takutnya kalo belum biasa maem petis jadi diare).
  • Tata semua bahan dan disiram dengan bumbu
  • Taburi dengan bawang merah
  • Lengkapi dengan krupuk (lagi males goreng ah..)
  • Jadi deh, as simple as that...